Anjuran Sholat Berjamaah Di masjid

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Amal yang pertama kali dihisab adalah shalat, jika baik maka seluruh amal baik dan sebaliknya, (R. Abu Daud no. 964, At-Tirmizi no. 413 dishahih oleh Al-Albani).

Mari kita maksimalkan amal sholeh yang satu ini. Kita tingkatkan baik secara kualiats dan quantitas. Salah satu jalan untuk  meningkatkan kualitas bisa dengan jalan selalu sholat 5 waktu di masjid dengan berjamaah. Secara quantitas bisa kita maksimalkan dengan manambah amalan amalan sholat shunah seperti sholat rowatib.

Anjuran sholat berjamaah : Al-Baqarah 43

Screenshot_1

Sebagian besar ulama menggunakan dalil ini sebagai dalil sangat peningnya sholat berjamaah. Diantaranya adalah Ibnul Qoyyim Rahimakhullulah.

Imam Syafii berpendapa sholat berjamaah adalah sunah muakadah dedangkat Imam Ahmad berpendapat bahwa sholat berjamaah itu wajib kecuali ada udzur  sakit,  safar, turun hujan.

Rasul dalam riwayat belum pernah sholat fardu  di rumah walau pun dengan istri2 nya. Kecuali ketika di akhir hidup saat sakit ( tidak ada riwayat yang menerangkan ).

Saat-saat perang berkecamuk, tetap diperintahkan shalat berjamaah. Maka apalagi suasana aman dan tentram. Dan ini perintah langsung dari Allah dalam al-Quran surat Annisa 102. Dalam ayat ini di terangkan mengenai tata cara sholat khauf pada kondisi perang.

Bahkan salah satu sahabat Rasuluulah yang pada kahirnya menjadi muadzin nya rasul, seorang yang buta yang tidak ada penuntut ke masjid tetap di perintahkan shalat berjamaah ke masjid jika mendengar adzan, maka bagaimana  kita kita  yang matanya sehat wal afiat.

Dalil lain sholat berjamaah:

Wajib shalat berjamaah di masjid jika mendengar adzan ( Abu Daud dan Ibnu Majah. dishahihkan oleh Syaikh al-Albani

Screenshot_2

“Barangsiapa yang mendengar azan lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya, kecuali bila ada uzur.”

 

  • Shalat berjamaah mendapat pahala lebih banyak 27 derajat, 25 derajat
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan ancaman kepada laki-laki yang tidak shalat berjamaah di masjid dengan membakar rumah mereka.
  • Imam Asy Syafi’i  rahimahullah berkata di kiab Ash Shalah wa Hukmu Tarikiha 107 “Adapun shalat jama’ah, aku tidaklah memberi keringanan bagi seorang pun untuk meninggalkannya kecuali bila ada udzur.

 

ADD YOUR COMMENT